Buy template blogger

Tepis Isu Meresahkan, Hipo Meningkatkan Perekonomian UMKM Lokal

Foto : DPP Hipo Turun Tangan Klarifikasi Terkait Dugaan Investasi Berkedok Pada Ormas (Bumigoranews.com/wldn).

Mataram, (Bumigoranews.com) - Adanya dugaan investasi berkedok pada salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang menamakan diri Himpunan Pengusaha Online (Hipo) Hal ini menyusul adanya imbauan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mewaspadai banyaknya investasi yang menjanjikan keuntungan yang tidak masuk akal. 


Ketua DPP LBH Hipo, Husen Abdisyahputra Sembiring membantah telah menarik investasi dari masyarakat dengan menjanjikan sejumlah keuntungan. Dijelaskan bahwa Hipo tidak pernah menjalankan investasi.


"Terakhir pada tanggal 21 Januari pihak LBH mendampigi ketua umum dan anggota Hipo lainnya terus diskusi dengan Satgas Waspada Infestigasi (SWI) , ketika ada kekurangan kita perbaiki yang kurang kita perlu tambahkan bahkan mereka selalu berkoordinasi dengan lembaga-lembaga lain yang ingin berinprofisasi."ujarnya.


Menanggapi adanya isu Hipo yang menjalankan bisnis investasi berkedok yang menyebabkan nama Hipo tercemar, pihak Hipo yakin bahwa OJK tidak menyampaikan hal tersebut, karena OJK NTB juga bagian dari struktur OJK Pusat dan tentu mengikuti regulasi yang sama, dan Hipo pusat sudah memahami bahwa Hipo adalah organisasi yang bekerja untuk mensejahterakan angota-anggotanya.


Menurutnya, Hipo bersama OJK tidak ada masalah, selama anggota hipo itu aktif bekerja sama untuk membangun perekonomian bangsa, bahkan visi Hipo meningkatkan UMKM lokal yang ada di daerah karena disebabkan UMKM lokal selalu terabaikan.


Lebih lanjut, Andi Junaidi Nyompa selaku wakil ketua umum Hipo pusat menjelaskan Hipo memiliki payung hukum, undang-undang No 17, legalitas akte notaris resmi, dan SK.


"Kegiatan Hipo juga sudah jelas, menjalankan kegiatan pelatihan, pendampingan secara lansung, meningkatkan ekonomi masyarakat," jelas Andi.


Strukturnya sudah jelas, berdasarkan dengan membangun Badan Usaha UU No 16 tahun 2017 pasal 31 ayat 1, kenapa kami membangun badan usaha, karena kami tidak mau meminta-minta pada negara, beda dengan Ormas-ormas lain yang hanya berbekal profosal,"ujarnya.


Sementara itu, Ketua DPD Hipo NTB L. Hariadi Sopian mengatakan, terkait beberapa pihak yang melontarkan steatment menimbulkan gaung Hipo dinilai negatif dimasyarakat.


Hariadi berjanji pada awak media khususnya di NTB akan terus menggandeng pihak media disetiap kegiatan,

"Apapun yang kami lakukan siap bekerjasama dengan media, sehingga aura Hipo ini posistip terhadap masyarakat,"tutupnya.(wldn).
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

deskripsi gambar

Ads Single Post 4

deskripsi gambar